Wih, prediksinya benar nih Masyumi bangkit lagi setelah beberapa hari lalu muncul Masyumi Reborn. Tapi menurut kakak2, apakah kali ini bisa bertahan lama juga? Share pendapatnya ya.
Sekarang uda terjadi dualisme dalam NU, NU yg diketuai oleh aqil siradj mulai merusak nama baik NU itu sendiri dan mencetus aliran Islam baru yaitu Islam Nusantara dan dia telah menjadi salah satu tokoh pemecah belah persatuan Islam, sangat disayangkan NU yg didirikan oleh KH Hasyim Ays'ari bisa masuk pemahaman liberalisme dalam Organisasinya,
Ralat : Masyumi tidak dibubarkan dan bukan merupakan partai terlarang. Dalam dokumen, Soekarno meminta Masyumi membubarkan diri dalam jangka waktu 30 hari. Apabila sebelum 30 hari Masyumi belum membubarkan diri, maka Masyumi dianggap sebagai partai terlarang. Beruntungnya, ketika itu Masyumi membubarkan diri sebelum jangka waktu 30 hari tersebut. Sumber: Alam Pikiran daj Jejak Perjuangan Prawoto Mangkusasmito.
@@k4r4t31 ga semudah itu, kalo Masyumi dilarang, dg jumlah pengikut umat Islam terbanyak, maka imbasnya pemenjaraan orang-orang Masyumi dapat lebih masif lagi, tidak hanya tokoh-tokohnya. Dan hal terburuknya, kondisi PKI pasca G30s bisa berlaku untuk Masyumi
@@k4r4t31 lagi pula, Masyumi selalu bersikap konstitusionalis. Pasca bubar, ketua umum Masyumi, sebagai warga negara biasa, menggugat Soekarno di pengadilan.
Saya bangga dg tokoh-tokoh kemerdekaan dari Sumatra barat....punya idealisme ...tak mau berkompromi dg komunis....biarlah tersingkir dari kekuasaan......Hatta... Natsir, Syahrir, h Agus Salim,Buya Hamka Syafrudin Prawiranegara,,, mhd Yamin.....dll
Al-fatihah... untuk arwah Datuk #MuhamadNatsir,,, moga tenang di alam sana... Moga jasamu akan terpatri selamanya bagi bangsa, agama dan negara... Aamiin ya Alloh...
Tidak perlu bernama Masyumi.tapi.jiwa.perjuangannya yg Sama.Saya Optimis bisa kalau rasa EGOIS diganti DG rasa LPANGDADA singkiirkan perasaan Suudhon Dan Dengk. lkat rasapersaudaraanERAT2 dengan Bersumpah dihadapan Allah Berat Sama dipikul ringan Sama dijinjing sampai titik darah.penghabisan.Semoga Allah akan mengabulkan harapan Kita ISLAM BERSATU.Wassalam.
Hari ini 07 November 2020 hal ini terwujud. Masyumi kembali mendeklarasikan dirinya menjadi Partai Politik. Generasi milenial dan anak muda tidak bisa menutup mata dan tak perduli terhadap politik bangsa ini. Semua harus ambil bagian di dalamnya. Terima kasih videonya PinterPolitik!
@@ahmadubaidillah3486 Kebetulan umur saya di tahun 99 masih 1 tahun bang hehe. Maaf jika salah, pada tahun 1999 , 2004, dan 2009 melalui Partai Bulan Bintang (PBB) sebagai cerminan pengikut Partai Masyumi dan bukan membawa nama Partai Masyumi dalam Pemilihan Legislatif. Diantara ketiga tahun diatas belum ada deklarasi berdiri kembalinya Partai Masyumi. 07 Novermber 2020 melalui Badan Persiapan Pendirian Partai Islam Ideologis atau dikenal Masyumi Reborn dideklarasikan kembali berdirinya Partai ini. Begitu kira-kira yang saya ketahui bang.
Ini bukan Masyumi yang sama. Masyumi yang sekarang dimotori oleh orang2 konservatif yang terlalu kolot dan ekstrim. Masyumi era Natsir walau berhaluan Islamis tetap menjalin hubungan baik dengan partai Sosialis, Partai Katolik, dan Partai Kristen.
Berkaca pada dualisme politik 2019, rasanya seperti menyatukan air dan minyak. Instrumen penyatu yg dimiliki masyumi pada saat itu tidak muncul saat ini. Secara sosio psikologi, orang akan berkumpul ketika memiliki kesamaan nasib. Problem umat islam dg negara pada saat itu mendorong kelompok2 yg berbeda pandangan ini untuk berperan serta dalam penyelenggaraan negara yg diwadahi oleh masyumi. Urgensi ini yg pada akhirnya menjadi legitimasi untuk bersatu. Sama hal nya dg kondisi sosial pada pra kemerdekaan. Dualisme umat islam semakin ter polarisasi setelah aksi 212. Problemnya, dualisme ini bukan antara faham moderat dg konservatif melainkan konservatif kanan dan konservatif kiri. Kenapa demikian? Bisa kita analisa dari format dialektika like and dislike yg diangkat ke ruang publik. Disini pengujian terhadap dialektika yg dibangun masing2 kubu terhambat (contoh : pembuktian eksistensi kelompok komunis). Akhirnya tidak ada checkpoint (kesepakatan) baru yg dihasilkan. Pihak ke tiga pun samar-samar kehadirannya. Menghasilkan satu-satunya faktor stimulus untuk bergerak adalah masing2 kubu ini.
Ralat sedikit: masyumi itu membubarkan diri bukan dibubarkan, krn Orde Lama mengultimayum masyumi. Jika tidak bubar sendiri maka akan menjadi partai terlarang, beda kyk pki, natsir sempat mengajukan rehabilitasi ke orde baru meski ditolak
@@felditrikito9425 lu baca sejarah tolool, kenapa NU & MU kluar dri masyumi? Krena pemikiran mreka arahnya k Khilafah & banyak pentolan DI TII yg masuk k masyumi... mikiiir tong... sejarah lu paraah
@@abbasy2691 Lu tanya NU organisasi Islam terbesar d Indo, kenapa masyumi dibubarkan & kenapa NU tdk mau bergabung dngn Masyumi? biar lu ngga denger gosip.
Ketika masyumi kehilangan Nu dan Muhammadiyah, jiwa masyumi hilang yg ada hanya parpol yg dipimpin oleh Natsir. *masyumi tanpa nu dan muhammadiah hanya parpol biasa*
Qi Rifqi As-Sundawy mau NU atau Muhammadiyah dua-duanya sama aja wkwk. keluar dari Masyumi dgn alasan politik. jadi kalau masih nganggap 2 organisasi itu organisasi keagamaan salah besar. 2 organisasi itu organisasi politik bkn agama. agama itu cmn jargon organisasinya aja
@@fizusuf lu bisa liat sekarang bagaimana pengabdian muhammadiyah dan nu bagi masyarakat dan tenggelamnya masyumi, ini fakta. muhammadiyah dan nu adalah organisasi kemasyarakatan, keberagamaan dan berbsosial budaya. well sikap organisasi ga bisa disamain dengan prilaku anggota dong, objektif aj lah
Nah, di sinilah letak kesalahan persepsi dari orang-orang....... Kesuksesan Masyumi yang jadi peringkat kedua dalam Pemilu 1955 itu bukan cuma karena Muhammad Natsir....... Tapi juga ada peran Sukiman Wirjosandjojo, Muhammad Roem, Prawoto Mangkusasmito, Burhanuddin Harahap, Buya Hamka dll...... Natsir memang jadi tokoh sentral di Masyumi..... Tapi bukan semuanya dipusatkan kepada Mohammad Natsir...... Karena Masyumi itu mengkampanyekan dengan dasar konsep dan pemikiran...... Bukan mengkampanyekan dengan nama besar tokoh...... Dulu pun saat Pemilu 1955 ketua Fraksi dari Masyumi pun dipimpin oleh Soekiman...... Bahkan Soekiman dan Burhanuddin juga jadi perdana menteri dari fraksi Masyumi...... Nah, persepsi dari keidentikan Natsir dengan Masyumi inilah yang diteruskan sampai sekarang...... Sehingga ketika PBB terbentuk, PBB malahan mempromosikan dengan nama tokoh besar yaitu Yusril Ihza Mahendra daripada konsep yang akan diusung kedepannya........ Tokoh lain seperti tidak terlihat..... Hal ini yang menyebabkan PBB nggak bisa sekuat Masyumi.......
Politik islam tetap akan terbelah dua, modernis dan tradisionalis... Jangankan mempersatukan modernis dan tradisionalis, mempersatukan modernis saja yusril tidak mampu... Tokoh2 yg berada di dua kaki seperti mahfud md mungkin bisa...
Jangan lupa satu lagi, salafi-jihadis kontemporer, yang pendekatannya melawan kelompok kafir (diluar golongannya) jauh lebih extrem daripada tradisionalis (klasik) maupun modernis (reformis).
Setuju, cuman jgn-2 istilah tradisionalis dan modernis lama-2 bisa kabur juga definisinya. Saya kok membaginya mjd 2 yaitu: Islam a la Nusantara (=Islam + budaya Nusantara) vs Islam Pemurnian. Intinya ada sekelompok muslim yg ingin Islam a la Nusantara.....dan sekelompok muslim yg "resah" dg kemurnian Islam jika terus dicampur aduk dg budaya dan khawatir Islam jadi sebatas ritual..apalagi jika Perda Syariah makin dianggap tak populer.
Sebenarnya negara kita tak butuh banyak partai Islam ,yg ujung 2 nya jual agama ,yg Indonesia butuh kan adalah orang orang yg berjiwa nasionalis, pekerja keras,dan jujur udah itu aja , pasti maju negara ini
Merujuk hasil PILEG 2019, dari 4 partai Islam, PKB dan PKS suaranya naik, sedangkan PAN dan PPP turun. Artinya, polarisasi semakin kencang antara PKB yg lebih moderat vs PKS yg lebih konservatif. PPP dan PAN sulit mengambil posisi di antara kedua kubu tersebut. Alhasil mereka mulai kehilangan identitasnya dan suaranya tergerus. . . Prediksi saya di 2024 suara PAN dan PPP akan semakin anjlok, dan pertarungan akan sengit di PKB vs PKS. . Tinggal kita lihat saja siapa yg lebih memikat hati umat Islam Indonesia.
@@khairiah2489 ini lagi tolol secara ideologi aja jelas beda jika PKB itu ultra nasionalis-islamis sedangkan PKS trans nasional-islamis. Mereka sama2 islamis yang memakai syariah islam tapi yang membedakan adalah sikapnya pada nasionalisme itu. Jika PKB representasi NU maka jelas salah satu konsepnya Islam Nusantara adalah budaya Islam di Indonesia perlu dilestarikan simpelnya tradisionalis sedangkan PKS itu kebalikannya. Sebenarnya ini mirip NU dan Muhi dulu yang pernah bersaing soal pandangan budaya tapi yang membedakan 2 organisasi ini nasionalis bukan anti nasionalis
Bener nih,kita bisa lihat polarisasi orang islam terbagi jadi islam nu dan islam IM. Klo orang jakarta mungkin ga ngerasain,tapi klo main ke jateng atau jatim yg punya basis kuat nu,mulai ada gesekan sama orang konservatif,sedangkan di jabar sebaliknya. Agak susah pengen jadi islam yg sesuai ama keyakinan kita,terlalu reliji dianggap konservatif,kurang reliji dianggap nu dan dua-duanya punya makna negatif di masing-masing kubu
Ga ada yg gerah kecuali dalam tubuh atau kelompok kalian sendiri. Dari sejarah kemompok/partai ini saja udah jelas anggotanya saling sikut. Sebagian ada yg kecewa dan keluar.
Yg gerah bukannya kelompok Islam sendiri ya? NU-Muhammadiya saja kadang suka saling sikut dalam urusan akidah. Perasaan agama lain Kristen, Hindu, Budha tenang-tenang aja? bahkan yg urusan rumah ibadahnya dipersulit dan di demo santay aja.
@@aristotellsliesgalilea7712 ga juga bro, agama selain muslim juga ada gesekan sebenernya.. cuman mereka karena ga mayoritas makanya jarang terdengar, gausah jauh2 main ke forum2 facebook non muslim deh saya juga pernah nemu juga yg ribut..
Sekarang saya mengerti - alasan mengapa jokowi bisa kalah besar di sumatera barat,,, - mengapa islam selalu dibentur2kan dengan komunis di negeri ini - dan alasan mengapa ada paham khilafah
Sayangnya muhammad natsir tidak mampu menjaga kerukunan organisasi islam di masyumi saat itu. Jika saja muhammad natsir tidak memaksakan diri dengan meninggalkan fatwa sosok sosok penting seperti Kyai Hasyim, Kyai kyai Muhammadiyah. Maka sampai sekarang pasti umat islam tetap dalam satu partai yaitu Masyumi. Bukti itu ialah keluarnya NU di ikuti keluarnya Muhammadiyah menunjukkan bahwa sentralisasi kekuatan Masyumi pada sosok M.Natsir bukan lagi pada kekuatan ukhuwah islamiyah antar umat islam di dalam partai masyumi.
Lebih banyak melihat trah Masyumi di PKS. Kesamaan ideologinya jelas, islamis-modernis. Dari 4 besar partai politik 1955, cuman 3 yang jiwanya masih ada hingga saat ini: PNI -> PDI-P NU -> PKB Masyumi -> PKS Hanya PKI yang belum ada penerusnya. Ideologi kiri harusnya mulai ditelaah dan dikembangkan lagi supaya bisa menyeimbangkan dialektika sayap kanan dan islamis yang berkembang terlalu pesat belakangan ini
yah gmn lg, org Indonesia denger kata komunis aja lgsg mencak-mencak denger kata Marxis lgsg gelisah liat perkakas petani nyatu sm perkakas tukang lgsg heboh liat merah dikit, ngamuk
Menurut gue salah besar kalau ideologi kiri absen dalam mendinamisasi dialektika publik saat ini. Ada, tapi wujudnya tidak disalurkan dalam gerakan politik praktik yg terstruktur semacam parpol, melainkan lewat wacana akademis. Dan menurut gue posisi gini emang paling pas untuk saat ini. Seandainya muncul sbg gerakan politik lagi, pola dulu sejak orla di mana mereka dipojokin militer dan islam ektrim masih keliatan bisa terulang..
Partai Islam Indonesia terbaik dan terbesar menurut ane ya Masyumi. Sampe sekarang belum ada yg bisa nyamain. NU itu kuat banget di Jawa, diluar Jawa ya Masyumi. Ini partai yg tokohnya cukup banyak yg jadi pahlawan nasional juga ( Natsir, Kasman Singodimejo, Buya Hamka, Sjafrudin Prawiranegara, A.R. Baswedan ). Tapi menurut ane ngebangkitin Masyumi itu susah. PBB aja yg katanya penerus Masyumi dengan pemimpinnya Yusril yg katanya " The next Natsir " gk bisa bicara banyak diperpolitikan Indonesia sekarang. Mending partai2 Islam yg ada sekarang kek PPP, PKB, PKS, dan PAN mencontoh aja nilai2 kebaikan dari Masyumi dan tokoh2nya sebisa mungkin.
Dan sebenarnya pernah bersatu lagi, di bawah PPP, bentukan Suharto. Tapi tentu saja kita tahu ini hanya partai boneka bentukan rezim yang seperti kerbau dicucuk hidung.
My opinion .. Yg jelas bukan yg d bawa yusril,,, masyumi sdh lama kembali dan terus berjuang dri namanya Partai Keadilan sekarang Partai Keadilan Sejahtera
Banyak kekeliruan tentang M.Natsir yang dibahas disini, dan banyak pula yang tak diangkat, Bagaimana M. Natsir menyelesaikan konflik keagamaan di jepang, mempersatukan negara2 islam di dunia, dan ingat, bukan soekarno yang mencetus istilah NKRI melainkan m. Natsir lah dengan Sebuah mosi integral pada tahun 1950 dan menyatukan seluruh negara bagian yang tergabung dalam RIS, dan dilakukanlah proklamasi kedua oleh soekarno.. M. Natsir tidk pernah bermasalah dengan ormas islam manapun, karna beliau adalah tokoh islam yang sangat dihormati bukan pula di indonesia melainkan selurih dunia islam pada waktu itu.. Maka, sangat keliru jika chanel ini mengatakan bahwa muhammad natsir mendukung pemebrontakan PRRI, tanpa mosi integral natsir, PRRI tidak akan tunduk dengan NKRI, Soekarno hanya menyelamatkan konsep NASAKOM nya, makanya siapapun yang ingin merusak konsep dia pada saat itu akan dipenjarakan karna bagi dia konsep lebih penting daripada teman seperjuangan.. Itulah kenapa buya hamka dipenjarakan, m. Natsir dipenjarakan, dan bung Hatta bahkan mengundurkan diri sebagai wakil presiden pada saat itu... Tolong diperbaiki lagi kisah m. Natsir, perbanyak membaca tentang dia kalo ingin membahasnya.. 😉
stylenya kaya Vox, Good. Cuma sebaiknya subtitle di cc aja jika tujuannya untuk tunanetra, karena secara look mengganggu. Plus akan menyusahkan editor yang mengedit kasian. CMIIW.
Pendapat saya, apakah sosok YIM bisa menjadi pemersatu umat islam? Jawaban yang cukup simple menurut saya yaitu tidak, sebab semenjak PBB memutuskan untuk bergabung dengan koalisi Jokowi Ma'ruf banyak umat islam terutama dari kubu Pro 212 (PA 212) yang bisa dibilang tidak terlalu respect dengan sosok beliau.
Masyumi partai yg ga disenangi di order Lama Dan orba Begitulah sejati nya PKS skrg,di tiap perubahan pasti tidak disenangi Kita liat seberapa kokohnya PKS menahan gempuran
di Indonesia partai yang berbasis agama tidak akan bisa menjadi pemenang dalam pemilu seperti partai berbasis Nasionalis...contoh saja PKB partai berbasis agama reprentasi dari NU yang notabene merupakan ormas Islam terbesar di negeri tidak pernah menjadi partai papan atas dan hanya berkutat dilevel partai papan tengah...contoh nyata PPP partai berbasis agama yang sudah lama ada semenjak orde baru malah tenggelam menjadi partai gurem...
Assalamualaikum Wr Wb, Bismillaahirobbilalamiin Saya Insyaa Alloh adalah salah satu Anak yang di teteskan sebagai Tokoh Maasyumi, yg lahir pada Tahun bertepatan meletusnya Egger Madiun Tahun 1948, Saya Yaqin Yusril adalah salah satu Tokoh yg akan mampu membawa Pewaris cita cita MASYUMI, Insyaa Alloh Wasslm
Sejarah mencatat bangsa Indonesia merdeka karena umat Islam , namun setelah bangsa Indonesia merdekaan setiap ada pperbedaan politk unat islam selalu dibenturkan dg negara .
Aidit dan Natsir orang nomor satu di PKI dan Masyumi...... Natsir pernah menjadi kesayangan Soekarno dan Aidit pernah menjadi kesayangan Hatta..... apakah Orde Lama akan kembali
Kapan politik islam indonesia bangkit lagi seperti masyumi di masa lalu... -Mesir punya ikhwanul muslimin -Indonesia punya masyumi -Pakistan punya jamaat e islam
Sekarang suara umat islam udah terbelah yg NU pasti condong ke PKB, muhammadiyah condong ke PAN, lalu selain itu umat islam yg lain pilih PKS, PPP dan Partai Bulan Bintang
Kejayaan partai Masyumi bagian masa lalu, impossible reborn. Pertama, basis Masyumi tahun 1971 porak poranda gara-gara ada bolduzeridasi, senasib dengan PNI. Kemudian basis tersebut di ambil alih Golkar khususnya luar jawa. Lalu era reformasi diiris oleh partai-partai islam modernis. Maka habis sudah jejak Masyumi. Lihat perolehan partai yang mengaku pewaris Masyumi, PBB, Masyumi Baru, dll tidak menggembirakan.
Gw gak setuju pembubaran Masyumi oleh Soekarno hanya krn keterlibatan di PRRI tp menyamakannya dg HTI dan FPI skrg itu bodoh. Masyumi bukan ormas sekterian radikal pengasong Khilafah, Masyumi itu Majelis Syura Muslimin Indonesia didalamnya ada Muhammadiyah, NU dan ormas2 Islam lain. Belajar sejarah dulu
@@beringinteduh.ringinarum Tetap gak bisa disandingkan dg HTI - FPI, Hizbut Tahrir itu ormas terlarang dibanyak negara dr Saudi hingga Malaysia, FPI itu ormas preman radikal yg gak punya konsep perjuangan Islam yg berotak.
Bisa dikatakan utopis sih, mengingat hubungan antara Islam Tradisionalis (ex :NU) dengan Islam Modernis belum membaik. Pun kalau mau mendirikan Masyumi harus ada pembagian yang memuaskan semua pihak di dalamnya. Ini yang jadi sulit. PPP yang hasil fusi partai-partai Islam pun kondisinya nggak baik dan mulai ditinggalkan basis pendukungnya. CMIIW
Kalo menurut saya kita juga butuh gerakan kiri dan gerakan kiri nga harus komunis bisa juga Socialist Democracy atau Syndicalism but syndicalism murni bukan anarco-syndcalism dan sosialis Democracy berbeda dengan demokrasi sosial
@Maulana Iskandar tapi kalo menurut saya lebih tepatnya Sosialist Nasional Diktaktor Krn semuanya absolute di Hitler dan fungsi parlemen atau Reichstag itu kek nga ada gunanya
Kesimpulannya adalah, perpecahan muncul ketika pada rebutan kursi pejabat. Sekian. Kalau kalian suka video tema manajemen; investasi, bisnis, keuangan, dll. Cuzz kepoin channel ane.
Masyumi dulu kuat dan terkenal karena diisi oleh orang orang yang kuat otak dan hatinya alias beriman dan berilmu tinggi. Dua hal inilah yang disebut dalam Al-Qur'an sebagai cikal bakal orang yang ditinggikan derajatnya di sisi Allah. Lalu pertanyaannya akankah partai Masyumi atau yang senada dengannya akan lahir kembali? Jawabannya tentu apabila dua syarat itu terpenuhi in sya Allah akan terjadi.
Lu gak bahas prestasi m nasir soal mosi integral, yg akhirnya menyatukan Indonesia yang terpecah belah dalam pemerintahan negara-negara bagian atau federal buatan Van Mook menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang kita kenal sekarang ini?
Itu Masyumi in name only. Mereka hanyalah kelompok2 orang ekstrim konservatif kolot yang mengatasnamakan partainya seolah2 mereka itu Masyumi yang dulu. Masyumi jaman dulu progresif, sosialis religius, dan pragmatis sampai mereka bisa berkoalisi dengan partai sosialis dan partai kristen dan katolik.
@Java Supremacy pelajari dulu sejarah nya,, prri tidak pernah melawan justru soekarno yg memerangi dan membunuh bnyk org di prri,, hingga memenjarakan rekan seperjuangannya...
lucu sih.. ada orang-orang yang takut ama bendera syahadat, padahal itu dah lama dipakai ama partai MASYUMI dan bahkan sebenernya ada di keranda mayat wkwkwkwk
Wih, prediksinya benar nih Masyumi bangkit lagi setelah beberapa hari lalu muncul Masyumi Reborn. Tapi menurut kakak2, apakah kali ini bisa bertahan lama juga? Share pendapatnya ya.
iya nih, udh bangkit kmbli
Saya curiga anda peramal :v
Yang membangkitkannya , yang tereak pki bangkit , lol
Gookil
1999 juga ada masyumi reborn.. tapi gagal masuk DPR
Ketika NU,PERSIS dan Muhammadyah bersatu untuk membangun sebuah negara sejahtera
Sekarang uda terjadi dualisme dalam NU, NU yg diketuai oleh aqil siradj mulai merusak nama baik NU itu sendiri dan mencetus aliran Islam baru yaitu Islam Nusantara dan dia telah menjadi salah satu tokoh pemecah belah persatuan Islam, sangat disayangkan NU yg didirikan oleh KH Hasyim Ays'ari bisa masuk pemahaman liberalisme dalam Organisasinya,
@ilham dimas apa ketika NU berkoalisi sama PKI
@@firey4918 Said Aqil itu penghiatan sekali bung dia sesat
borooo. nu aja pecah NU garis lurus dan garis putus putis. apalagi mo bersatu antar organisasi lain, sekdar nentuin kapan puasa aja berantem 😅
Ralat : Masyumi tidak dibubarkan dan bukan merupakan partai terlarang. Dalam dokumen, Soekarno meminta Masyumi membubarkan diri dalam jangka waktu 30 hari. Apabila sebelum 30 hari Masyumi belum membubarkan diri, maka Masyumi dianggap sebagai partai terlarang. Beruntungnya, ketika itu Masyumi membubarkan diri sebelum jangka waktu 30 hari tersebut.
Sumber: Alam Pikiran daj Jejak Perjuangan Prawoto Mangkusasmito.
Gua agak kecewa dengan pembubaran diri Masyumi. Menurutku kalau benar terus teghuh hingga nafas terakhir
@@k4r4t31 ga semudah itu, kalo Masyumi dilarang, dg jumlah pengikut umat Islam terbanyak, maka imbasnya pemenjaraan orang-orang Masyumi dapat lebih masif lagi, tidak hanya tokoh-tokohnya. Dan hal terburuknya, kondisi PKI pasca G30s bisa berlaku untuk Masyumi
@@k4r4t31 lagi pula, Masyumi selalu bersikap konstitusionalis. Pasca bubar, ketua umum Masyumi, sebagai warga negara biasa, menggugat Soekarno di pengadilan.
😆 itulah bahasa meliuk-liuk: seperti "pemisahan" wilayah di istilahkan "pemekaran"
Bukannya Masyumi terlibat pemberontakan/penghianatan terhadap NKRI ya
Saya bangga dg tokoh-tokoh kemerdekaan dari Sumatra barat....punya idealisme ...tak mau berkompromi dg komunis....biarlah tersingkir dari kekuasaan......Hatta... Natsir, Syahrir, h Agus Salim,Buya Hamka Syafrudin Prawiranegara,,, mhd Yamin.....dll
Al-fatihah... untuk arwah Datuk #MuhamadNatsir,,, moga tenang di alam sana...
Moga jasamu akan terpatri selamanya bagi bangsa, agama dan negara...
Aamiin ya Alloh...
Ideologi apapun pasti terpecah karna kekuasaan, balik lagi ke sifat bawaan manusia yaitu serakah..
Lanjut terus bahas yg begini2 min..
Manusia dikasih kekuasaan atas dirinya sendiri saja dzalim,apalagi diberi kuasa atas orang lain
Mangkanya teologi yg tepat itu Islam. Coba liat Aceh, mantep betul pemerintah dan rakyatnya.
Coba liat Brunei Darussalam. Emang kalo org yg tepat pasti negara makmur
@@hasbinasution2 ...tapi Indonesia luas bukan kesultanan
@@putra2982 Usmaniyah luas dan kesultanan, makmur tuh. Kerajaan paling di segani
@@hasbinasution2 ....kalau yg non muslim nurut oke2 aja tapi kita ada Bali Papua sebagian kalimantan
Mirip banget cara penyajiannya, font, animasi dll. Vox banget😭
Tidak perlu bernama Masyumi.tapi.jiwa.perjuangannya yg Sama.Saya Optimis bisa kalau rasa EGOIS diganti DG rasa LPANGDADA singkiirkan perasaan Suudhon Dan Dengk. lkat rasapersaudaraanERAT2 dengan Bersumpah dihadapan Allah Berat Sama dipikul ringan Sama dijinjing sampai titik darah.penghabisan.Semoga Allah akan mengabulkan harapan Kita ISLAM BERSATU.Wassalam.
nyama nyamain itu bukan support namanya
Hari ini 07 November 2020 hal ini terwujud. Masyumi kembali mendeklarasikan dirinya menjadi Partai Politik. Generasi milenial dan anak muda tidak bisa menutup mata dan tak perduli terhadap politik bangsa ini. Semua harus ambil bagian di dalamnya. Terima kasih videonya PinterPolitik!
99 & 2004 udah ada kok Partai mesyum ini. Kmn aja ente?
@@ahmadubaidillah3486 Kebetulan umur saya di tahun 99 masih 1 tahun bang hehe. Maaf jika salah, pada tahun 1999 , 2004, dan 2009 melalui Partai Bulan Bintang (PBB) sebagai cerminan pengikut Partai Masyumi dan bukan membawa nama Partai Masyumi dalam Pemilihan Legislatif. Diantara ketiga tahun diatas belum ada deklarasi berdiri kembalinya Partai Masyumi. 07 Novermber 2020 melalui Badan Persiapan Pendirian Partai Islam Ideologis atau dikenal Masyumi Reborn dideklarasikan kembali berdirinya Partai ini. Begitu kira-kira yang saya ketahui bang.
@@kalebsitompul6001 bukan PBB. Ada Partai Mesyum juga tahun 99 2004 , akhirnya bubar jalan.
Partai Masyumi sudah kembali lagi tanggal 7 November 2020 kemarin ⭐
its interisting
Ini bukan Masyumi yang sama. Masyumi yang sekarang dimotori oleh orang2 konservatif yang terlalu kolot dan ekstrim. Masyumi era Natsir walau berhaluan Islamis tetap menjalin hubungan baik dengan partai Sosialis, Partai Katolik, dan Partai Kristen.
Berkaca pada dualisme politik 2019, rasanya seperti menyatukan air dan minyak. Instrumen penyatu yg dimiliki masyumi pada saat itu tidak muncul saat ini. Secara sosio psikologi, orang akan berkumpul ketika memiliki kesamaan nasib. Problem umat islam dg negara pada saat itu mendorong kelompok2 yg berbeda pandangan ini untuk berperan serta dalam penyelenggaraan negara yg diwadahi oleh masyumi. Urgensi ini yg pada akhirnya menjadi legitimasi untuk bersatu. Sama hal nya dg kondisi sosial pada pra kemerdekaan. Dualisme umat islam semakin ter polarisasi setelah aksi 212. Problemnya, dualisme ini bukan antara faham moderat dg konservatif melainkan konservatif kanan dan konservatif kiri. Kenapa demikian? Bisa kita analisa dari format dialektika like and dislike yg diangkat ke ruang publik. Disini pengujian terhadap dialektika yg dibangun masing2 kubu terhambat (contoh : pembuktian eksistensi kelompok komunis). Akhirnya tidak ada checkpoint (kesepakatan) baru yg dihasilkan. Pihak ke tiga pun samar-samar kehadirannya. Menghasilkan satu-satunya faktor stimulus untuk bergerak adalah masing2 kubu ini.
Analisa yang bagus
Ralat sedikit: masyumi itu membubarkan diri bukan dibubarkan, krn Orde Lama mengultimayum masyumi. Jika tidak bubar sendiri maka akan menjadi partai terlarang, beda kyk pki, natsir sempat mengajukan rehabilitasi ke orde baru meski ditolak
Ngaco luuu.. mreka ingin dirikan negara Khilafah
@@ferdi8480 sudah illiterate banyak bacot pula hadehhhh
@@felditrikito9425 lu baca sejarah tolool, kenapa NU & MU kluar dri masyumi? Krena pemikiran mreka arahnya k Khilafah & banyak pentolan DI TII yg masuk k masyumi... mikiiir tong... sejarah lu paraah
@@ferdi8480 pada akhirnya sejarah sesuai kehendak dan info yang di dapat masing2..
@@abbasy2691 Lu tanya NU organisasi Islam terbesar d Indo, kenapa masyumi dibubarkan & kenapa NU tdk mau bergabung dngn Masyumi? biar lu ngga denger gosip.
Ketika masyumi kehilangan Nu dan Muhammadiyah, jiwa masyumi hilang yg ada hanya parpol yg dipimpin oleh Natsir.
*masyumi tanpa nu dan muhammadiah hanya parpol biasa*
osaman bay NU hilang Muhammadiyah hilang yg ada cmn persis di dalam Masyumi Krn kn td katanya Natsir itu muridnya Ahmad hassan
Yang pertama keluar dari Masyumi siapa tuh hayoh gak mau ngalah
Qi Rifqi As-Sundawy mau NU atau Muhammadiyah dua-duanya sama aja wkwk. keluar dari Masyumi dgn alasan politik. jadi kalau masih nganggap 2 organisasi itu organisasi keagamaan salah besar. 2 organisasi itu organisasi politik bkn agama. agama itu cmn jargon organisasinya aja
@@fizusuf nah itu pada rebutan kursi, Mentri agama harus dari ormas ini misalnya wajib kan lucu. Ya auto adu jotos
@@fizusuf lu bisa liat sekarang bagaimana pengabdian muhammadiyah dan nu bagi masyarakat dan tenggelamnya masyumi, ini fakta.
muhammadiyah dan nu adalah organisasi kemasyarakatan, keberagamaan dan berbsosial budaya.
well sikap organisasi ga bisa disamain dengan prilaku anggota dong, objektif aj lah
Nah, di sinilah letak kesalahan persepsi dari orang-orang....... Kesuksesan Masyumi yang jadi peringkat kedua dalam Pemilu 1955 itu bukan cuma karena Muhammad Natsir....... Tapi juga ada peran Sukiman Wirjosandjojo, Muhammad Roem, Prawoto Mangkusasmito, Burhanuddin Harahap, Buya Hamka dll...... Natsir memang jadi tokoh sentral di Masyumi..... Tapi bukan semuanya dipusatkan kepada Mohammad Natsir...... Karena Masyumi itu mengkampanyekan dengan dasar konsep dan pemikiran...... Bukan mengkampanyekan dengan nama besar tokoh...... Dulu pun saat Pemilu 1955 ketua Fraksi dari Masyumi pun dipimpin oleh Soekiman...... Bahkan Soekiman dan Burhanuddin juga jadi perdana menteri dari fraksi Masyumi......
Nah, persepsi dari keidentikan Natsir dengan Masyumi inilah yang diteruskan sampai sekarang...... Sehingga ketika PBB terbentuk, PBB malahan mempromosikan dengan nama tokoh besar yaitu Yusril Ihza Mahendra daripada konsep yang akan diusung kedepannya........ Tokoh lain seperti tidak terlihat..... Hal ini yang menyebabkan PBB nggak bisa sekuat Masyumi.......
Masyumi bahagian dari torehan sejarah yg indah, bahwa UMMAT ISLAM pernah bersatu lalu tercerai-berai karena politik.
Politik islam tetap akan terbelah dua, modernis dan tradisionalis... Jangankan mempersatukan modernis dan tradisionalis, mempersatukan modernis saja yusril tidak mampu... Tokoh2 yg berada di dua kaki seperti mahfud md mungkin bisa...
Maruf amin jg bisa. Orang nu tp deket fpi jg. Tu yg jeblosin ahok kan mbah maruf
Satu lg menurut aku idealnya bukan tradisionalis vs moderenis tapi tradisionalis vs pan arabisme islamisme
Jangan lupa satu lagi, salafi-jihadis kontemporer, yang pendekatannya melawan kelompok kafir (diluar golongannya) jauh lebih extrem daripada tradisionalis (klasik) maupun modernis (reformis).
@@moe081997 nah itu jauh lebih bahaya dari sekedar islam modern yg lebih moderat
Setuju, cuman jgn-2 istilah tradisionalis dan modernis lama-2 bisa kabur juga definisinya. Saya kok membaginya mjd 2 yaitu: Islam a la Nusantara (=Islam + budaya Nusantara) vs Islam Pemurnian.
Intinya ada sekelompok muslim yg ingin Islam a la Nusantara.....dan sekelompok muslim yg "resah" dg kemurnian Islam jika terus dicampur aduk dg budaya dan khawatir Islam jadi sebatas ritual..apalagi jika Perda Syariah makin dianggap tak populer.
Beda Natsir dengan Yusril, Natsir orang yang istiqamah sedangkan Yusril orangnya plin plan. Nyata benar bedanya.
Hanya muslim Sumatra yg eksis dgn sy as ri'at Islam klo Jawa .ungki tdk seluruhnyasetuju Adat erdasar Syara' lebih condong ke budaya.
@@murtakiidris1559 HIDUP MELAYU SUMATERA
Natsir itu sangat iconic di Masyumi dan sudah seperti menjadi legenda di Masyumi
Itu tak terlepas dari latar belakang, Natsir memang seorang politisi semasa hidupnya, sedangkan yusril condong kepasa hukum
Ya tp natsir gagal membuat masyumi kuat. Akhirnya bubar
Wah bagus nih channel kaya VOX pasti 1jt lebih subscriber nya
Reality is often Dissapointing
Amin Gan...😀
chanel bagus gini pasti kalah sama chanel alay
Mirip banget sama Vox😭😭 lanjutkannn
Iya gw liat kok mirip2 gini yaaa hahaha. Tapi salut tetep semangat keren2
Sebenarnya negara kita tak butuh banyak partai Islam ,yg ujung 2 nya jual agama ,yg Indonesia butuh kan adalah orang orang yg berjiwa nasionalis, pekerja keras,dan jujur udah itu aja , pasti maju negara ini
InsyaAllah mampu, biar waktu dan ikhtiar yg menjawab
Jika pemimpinnya sadar ..tdk ego mka ..kemunfkinan umat islam bisabersatu..
channel ini lah yg saya tunggu2 videonya
Semangat MASYUMI akan selalu mewarnai perpolitikan di Indonesia.
Kasihannya orang2 yg tradisional yg animisme dinamisme di jawa timur.. nggk ikut partai politik.. tpi ikutan dibantai karena dianggap PKI
Nasib yabegitula Soeharto
Keji banget itu . Penjahat kemanusiaan .
Ya begitulah makannya w Kurang respect sama soeharto
Kasihan rakyat yang gak tau apa" di bantai pki waktu priwtiwa 48
Bisa saja PKI dari bahan fitnah untuk mengkudeta tahtanya soekarno
Chanel Yg serius dan bermanfaat subcribernya cuma segini, yg main2 malah bisa jutaan.
Keren bentuk edukasi nya, Lanjutkan! PinterPolitik
sy org yg menyakini bahwa : Islam akan Jaya mantapbb ❤
Merujuk hasil PILEG 2019, dari 4 partai Islam, PKB dan PKS suaranya naik, sedangkan PAN dan PPP turun. Artinya, polarisasi semakin kencang antara PKB yg lebih moderat vs PKS yg lebih konservatif. PPP dan PAN sulit mengambil posisi di antara kedua kubu tersebut. Alhasil mereka mulai kehilangan identitasnya dan suaranya tergerus. .
.
Prediksi saya di 2024 suara PAN dan PPP akan semakin anjlok, dan pertarungan akan sengit di PKB vs PKS.
.
Tinggal kita lihat saja siapa yg lebih memikat hati umat Islam Indonesia.
PKB Itu Liberal Bukan Moderat,
PKS lah Yang Moderat
@@khairiah2489 pks itu masyumi.
Masyumi gk jauh beda dgn PKI
@@khairiah2489 Really Nig*a ?
@@khairiah2489 ini lagi tolol secara ideologi aja jelas beda jika PKB itu ultra nasionalis-islamis sedangkan PKS trans nasional-islamis. Mereka sama2 islamis yang memakai syariah islam tapi yang membedakan adalah sikapnya pada nasionalisme itu. Jika PKB representasi NU maka jelas salah satu konsepnya Islam Nusantara adalah budaya Islam di Indonesia perlu dilestarikan simpelnya tradisionalis sedangkan PKS itu kebalikannya. Sebenarnya ini mirip NU dan Muhi dulu yang pernah bersaing soal pandangan budaya tapi yang membedakan 2 organisasi ini nasionalis bukan anti nasionalis
Bener nih,kita bisa lihat polarisasi orang islam terbagi jadi islam nu dan islam IM. Klo orang jakarta mungkin ga ngerasain,tapi klo main ke jateng atau jatim yg punya basis kuat nu,mulai ada gesekan sama orang konservatif,sedangkan di jabar sebaliknya. Agak susah pengen jadi islam yg sesuai ama keyakinan kita,terlalu reliji dianggap konservatif,kurang reliji dianggap nu dan dua-duanya punya makna negatif di masing-masing kubu
Kerennn, ilmu pengetahuan yg tidak ada di pelajaran sejarah sekolahan
9:07 sulit bro, soalnya ada yg gerah klo umat Islam bisa sampai bersatu
Yup, umat Islam bersatu aja langsung dinyinyirin dengan berbagai sebutan hewan lah, rasisme lah. Saya percaya sulit bukan berarti tidak mungkin.
@@renjir0734 apalagi sebutan kadal gurun
Ga ada yg gerah kecuali dalam tubuh atau kelompok kalian sendiri.
Dari sejarah kemompok/partai ini saja udah jelas anggotanya saling sikut. Sebagian ada yg kecewa dan keluar.
Yg gerah bukannya kelompok Islam sendiri ya? NU-Muhammadiya saja kadang suka saling sikut dalam urusan akidah. Perasaan agama lain Kristen, Hindu, Budha tenang-tenang aja? bahkan yg urusan rumah ibadahnya dipersulit dan di demo santay aja.
@@aristotellsliesgalilea7712 ga juga bro, agama selain muslim juga ada gesekan sebenernya.. cuman mereka karena ga mayoritas makanya jarang terdengar, gausah jauh2 main ke forum2 facebook non muslim deh saya juga pernah nemu juga yg ribut..
berjuanglah terus masyumi jangan pantang menyerah,dan satu hal perjuangan pasti ada pengorbanan
Sekarang saya mengerti
- alasan mengapa jokowi bisa kalah besar di sumatera barat,,,
- mengapa islam selalu dibentur2kan dengan komunis di negeri ini
- dan alasan mengapa ada paham khilafah
Sama saya juga jadi paham sebabnya
Coba jelasin gan😂
Tercerahkanlah kita yg sadar
krna disana manusia-manusianya gila2 agama...
Jgn terlalu dikait2kan dengan politim sekarang gan. Krena keadaan nya g 100 persen sama
Insya allah sy mendukung
Jangan membuat opini yang distorsi, Nasir dan Sjahrir tidak sepakat otoritarianisme Soekarno,
Itulah knp Partai Sosialis Indonesia dan Partai Masyumi dibubarkan oleh rezim Soekarno pd 1960
Masyumi dan PSI terlibat pemberontakan PRRI/Permesta
Ngak ada tinggal diam pada otoritarianisme bung,
@@ErnaWati-jw5bv wkwkwkw sejarah buatan siapa ?
@@ErnaWati-jw5bv baca sejarah lagi tante, mungkin kalau tante pikirannya sehat pada saat terjadi PRRI juga akan ikut gabung PRRI
Masyumi yg akan datang akan lebih besar.. Insyaallah.
Sayangnya muhammad natsir tidak mampu menjaga kerukunan organisasi islam di masyumi saat itu. Jika saja muhammad natsir tidak memaksakan diri dengan meninggalkan fatwa sosok sosok penting seperti Kyai Hasyim, Kyai kyai Muhammadiyah. Maka sampai sekarang pasti umat islam tetap dalam satu partai yaitu Masyumi. Bukti itu ialah keluarnya NU di ikuti keluarnya Muhammadiyah menunjukkan bahwa sentralisasi kekuatan Masyumi pada sosok M.Natsir bukan lagi pada kekuatan ukhuwah islamiyah antar umat islam di dalam partai masyumi.
Lajut kan pejuang Islam.
Lebih banyak melihat trah Masyumi di PKS. Kesamaan ideologinya jelas, islamis-modernis.
Dari 4 besar partai politik 1955, cuman 3 yang jiwanya masih ada hingga saat ini:
PNI -> PDI-P
NU -> PKB
Masyumi -> PKS
Hanya PKI yang belum ada penerusnya.
Ideologi kiri harusnya mulai ditelaah dan dikembangkan lagi supaya bisa menyeimbangkan dialektika sayap kanan dan islamis yang berkembang terlalu pesat belakangan ini
yah gmn lg, org Indonesia denger kata komunis aja lgsg mencak-mencak
denger kata Marxis lgsg gelisah
liat perkakas petani nyatu sm perkakas tukang lgsg heboh
liat merah dikit, ngamuk
Terlalu bnyk agama (tertentu) yg ikut campur di ranah politik jadi sulit utk partai trsbt muncul kembali
Ikhwanul Muslimin - PKS
Menurut gue salah besar kalau ideologi kiri absen dalam mendinamisasi dialektika publik saat ini. Ada, tapi wujudnya tidak disalurkan dalam gerakan politik praktik yg terstruktur semacam parpol, melainkan lewat wacana akademis. Dan menurut gue posisi gini emang paling pas untuk saat ini. Seandainya muncul sbg gerakan politik lagi, pola dulu sejak orla di mana mereka dipojokin militer dan islam ektrim masih keliatan bisa terulang..
Kalau bicara PKI dari segi sosialis bukan dari segi komunismenya, saya rasa PSI lebih memiliki rasa sosialis diantara partai lainnya
Video yang dinanti nanti nongol deh makasih
Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatu, Mari Sama" kita Dukung Politik Yg Berlandasan Agama..
Dukung politik kok landas agama🤣,jadinya kek anis tuh
Masyumi sempat jadi salah satu partai kontestan di pemilu awal reformasi yakni pada saat pemilu 1999 yg berjumlah 48 partai
Kalian kesini setelah lihat berita, kalau partai Masyumi mendeklarasi aktif kembali
Iye mbak
Iye mbak
Kemana.?
Iye bener...
Betul
Insya Alloh sukses
Keren! Keren! Boleh dong ngulas soal pemuda pancasila dan sapma pemuda pancasila
Alhamdulillah sekarang sudah terkabul..
Partai Islam Indonesia terbaik dan terbesar menurut ane ya Masyumi. Sampe sekarang belum ada yg bisa nyamain. NU itu kuat banget di Jawa, diluar Jawa ya Masyumi. Ini partai yg tokohnya cukup banyak yg jadi pahlawan nasional juga ( Natsir, Kasman Singodimejo, Buya Hamka, Sjafrudin Prawiranegara, A.R. Baswedan ). Tapi menurut ane ngebangkitin Masyumi itu susah. PBB aja yg katanya penerus Masyumi dengan pemimpinnya Yusril yg katanya " The next Natsir " gk bisa bicara banyak diperpolitikan Indonesia sekarang. Mending partai2 Islam yg ada sekarang kek PPP, PKB, PKS, dan PAN mencontoh aja nilai2 kebaikan dari Masyumi dan tokoh2nya sebisa mungkin.
Pecah gara-gara rebutan kursi haha ambisi amat
NU tdk bkl mw digoblokin FPI dll ke Masyumi. Jijik gw
M.Natsir melalui Mosi Integral mengembalikan Indonesia menjadi NKRI, sMg beliau mendapat ampunan & keberkahan Illahi
Ketika PERSIS, Muhammadiyyah, dan N.U bersatu 😇
Bersatu lagi..hayooo
dan Perti
Dan sebenarnya pernah bersatu lagi, di bawah PPP, bentukan Suharto. Tapi tentu saja kita tahu ini hanya partai boneka bentukan rezim yang seperti kerbau dicucuk hidung.
Jauh ah kalau Yusril dibanding pak Natsir. Pak Natsir itu sangat tulus dan istiqamah.
My opinion .. Yg jelas bukan yg d bawa yusril,,, masyumi sdh lama kembali dan terus berjuang dri namanya Partai Keadilan sekarang Partai Keadilan Sejahtera
Menyimak , , , , , , , , , , , ,
Banyak kekeliruan tentang M.Natsir yang dibahas disini, dan banyak pula yang tak diangkat, Bagaimana M. Natsir menyelesaikan konflik keagamaan di jepang, mempersatukan negara2 islam di dunia, dan ingat, bukan soekarno yang mencetus istilah NKRI melainkan m. Natsir lah dengan Sebuah mosi integral pada tahun 1950 dan menyatukan seluruh negara bagian yang tergabung dalam RIS, dan dilakukanlah proklamasi kedua oleh soekarno..
M. Natsir tidk pernah bermasalah dengan ormas islam manapun, karna beliau adalah tokoh islam yang sangat dihormati bukan pula di indonesia melainkan selurih dunia islam pada waktu itu..
Maka, sangat keliru jika chanel ini mengatakan bahwa muhammad natsir mendukung pemebrontakan PRRI, tanpa mosi integral natsir, PRRI tidak akan tunduk dengan NKRI,
Soekarno hanya menyelamatkan konsep NASAKOM nya, makanya siapapun yang ingin merusak konsep dia pada saat itu akan dipenjarakan karna bagi dia konsep lebih penting daripada teman seperjuangan..
Itulah kenapa buya hamka dipenjarakan, m. Natsir dipenjarakan, dan bung Hatta bahkan mengundurkan diri sebagai wakil presiden pada saat itu...
Tolong diperbaiki lagi kisah m. Natsir, perbanyak membaca tentang dia kalo ingin membahasnya.. 😉
Mantap
stylenya kaya Vox, Good. Cuma sebaiknya subtitle di cc aja jika tujuannya untuk tunanetra, karena secara look mengganggu. Plus akan menyusahkan editor yang mengedit kasian. CMIIW.
Buktinya sekarang bangkit lagi, ayo yg nonton bulan november 2020.
Saya yakin chenel ini akan maju dengan adanya masuni bangkit lagi.
Pendapat saya, apakah sosok YIM bisa menjadi pemersatu umat islam? Jawaban yang cukup simple menurut saya yaitu tidak, sebab semenjak PBB memutuskan untuk bergabung dengan koalisi Jokowi Ma'ruf banyak umat islam terutama dari kubu Pro 212 (PA 212) yang bisa dibilang tidak terlalu respect dengan sosok beliau.
PA212 tidak mewakili umat Islam secara keseluruhan. Ini ide yang didorongkan oleh orang pikiran sempit.
Saya yakin pasti bersatu lagi
Masyumi partai yg ga disenangi di order Lama Dan orba
Begitulah sejati nya PKS skrg,di tiap perubahan pasti tidak disenangi
Kita liat seberapa kokohnya PKS menahan gempuran
menahan gempuran? yang ada PkS yg menggempur dengan berbagai HOAKSnya
@@andrisetiawan1253 Hoax? ga kebalik?
Alah partai politik sama semua. Dia setuju RUU minerba. Padahal banyak org yg menolak. Walaupun sedikit mudaratnya tp tetep aja..
di Indonesia partai yang berbasis agama tidak akan bisa menjadi pemenang dalam pemilu seperti partai berbasis Nasionalis...contoh saja PKB partai berbasis agama reprentasi dari NU yang notabene merupakan ormas Islam terbesar di negeri tidak pernah menjadi partai papan atas dan hanya berkutat dilevel partai papan tengah...contoh nyata PPP partai berbasis agama yang sudah lama ada semenjak orde baru malah tenggelam menjadi partai gurem...
Islam tdk mau kompak bersatu demi indonesia
Assalamualaikum Wr Wb, Bismillaahirobbilalamiin Saya Insyaa Alloh adalah salah satu Anak yang di teteskan sebagai Tokoh Maasyumi, yg lahir pada Tahun bertepatan meletusnya Egger Madiun Tahun 1948, Saya Yaqin Yusril adalah salah satu Tokoh yg akan mampu membawa Pewaris cita cita MASYUMI, Insyaa Alloh Wasslm
Sejarah mencatat bangsa Indonesia merdeka karena umat Islam , namun setelah bangsa Indonesia merdekaan setiap ada pperbedaan politk unat islam selalu dibenturkan dg negara .
Yakin karena cuma umat islam doang?
@@BantulPride umat islam dan ulama yang paling berperan memerdekakan indonesia
@@samasama4308 gak ada yang paling, semua kalangan berperan dgn kemerdekaan Indonesia
@@BantulPride tapi faktanya begitu, dan sekarang islam mereka injak2
8 November 2020...... Akhirnya MASYUMI Reborn (Lahir kembali) 😁😁😁
Aidit dan Natsir orang nomor satu di PKI dan Masyumi...... Natsir pernah menjadi kesayangan Soekarno dan Aidit pernah menjadi kesayangan Hatta..... apakah Orde Lama akan kembali
Kebetulan tombol like di kiri hehehe
dajjal kow
@@syaepudinzaelani5596 dajjal Dajjal, dajjal aja belum turun
Allahuakbar
Kapan politik islam indonesia bangkit lagi seperti masyumi di masa lalu...
-Mesir punya ikhwanul muslimin
-Indonesia punya masyumi
-Pakistan punya jamaat e islam
Editing nya keren, perbanyak konten bagus kayak gini mantep
Pertamax nih, Alhamdulillah
Chanel yg bagus👍
bahas murba dong min
Terima kasih masukannya kak
Bahas PKI lebih dalam min biar ada pencerahan......karna sejarah yg panjang dan sering bergonta-ganti pimpinan
Ini channel keren banget
Bung Karno lbh memilih PKI mknya membubarkan Masyumi. Kl Masyumi ada lagi pasti jd partai terkuat.
Sekarang suara umat islam udah terbelah yg NU pasti condong ke PKB, muhammadiyah condong ke PAN, lalu selain itu umat islam yg lain pilih PKS, PPP dan Partai Bulan Bintang
Kejayaan partai Masyumi bagian masa lalu, impossible reborn. Pertama, basis Masyumi tahun 1971 porak poranda gara-gara ada bolduzeridasi, senasib dengan PNI. Kemudian basis tersebut di ambil alih Golkar khususnya luar jawa. Lalu era reformasi diiris oleh partai-partai islam modernis. Maka habis sudah jejak Masyumi. Lihat perolehan partai yang mengaku pewaris Masyumi, PBB, Masyumi Baru, dll tidak menggembirakan.
Doeloe;"Bubarkan MASYUMI! Bubarkan HMI! "
Now;" Bubarkan HTI,Bubarkan FPI!".
Gw gak setuju pembubaran Masyumi oleh Soekarno hanya krn keterlibatan di PRRI tp menyamakannya dg HTI dan FPI skrg itu bodoh.
Masyumi bukan ormas sekterian radikal pengasong Khilafah, Masyumi itu Majelis Syura Muslimin Indonesia didalamnya ada Muhammadiyah, NU dan ormas2 Islam lain.
Belajar sejarah dulu
@@martinvandallIngat Saat NU Menyatakan Keluar Dari MASYUMI? Ingat saat Muhammaddiyah Juga keluar? Ingat! Meski Wadah beda,Isi Sama.
@@beringinteduh.ringinarum Tetap gak bisa disandingkan dg HTI - FPI, Hizbut Tahrir itu ormas terlarang dibanyak negara dr Saudi hingga Malaysia, FPI itu ormas preman radikal yg gak punya konsep perjuangan Islam yg berotak.
@@martinvandall Intinya BUBARKAN!
@@beringinteduh.ringinarum Jelas pengacau harus dibubarkan
Insya allah partsi masyumi akan bangkit kembali
Next video Partai Sosialis dong
Angeeeel....wis...angel..
Sayangnya Yusril beda ama Natsir, Natsir bs tetap kritis membela kebenaran walaupun menjabat..
Klo YIM....ya gt deh🤪
Alhamdulillah..... semoga Ummat Manusia semakin CERDAS !. Hanya Syari'at Islam solusi seluruh Problematika Ummat Manusia.
Bisa dikatakan utopis sih, mengingat hubungan antara Islam Tradisionalis (ex :NU) dengan Islam Modernis belum membaik. Pun kalau mau mendirikan Masyumi harus ada pembagian yang memuaskan semua pihak di dalamnya. Ini yang jadi sulit. PPP yang hasil fusi partai-partai Islam pun kondisinya nggak baik dan mulai ditinggalkan basis pendukungnya. CMIIW
Dalam fikiran org2 dalem kelompok2 itu juga pasti bilang: apa relevansinya? Hahaha
Ngga di tinggalkan gimana, mantan koruptor saja jadi dewan pertimbangan partai + ngebet sekali jadi cawapres pada thn 2019
Yg pasti layu sebelum berkembang...
Rakyat butuh bukti...
Bukan janji...
Saya doa kan semoga Masyumi menjadi partai nomor 1
Bagus min channel yang berguna
Kita generasi muda gak banyak yg tau Ir Soekarno juga otoriter
Banget Banget
Baru deklarasi tuh masyumi reborn min, mantap ini prediksinya
masih nanggung pembahasannya min.. yg dewan dakwah Indonesia itu loh gk dijelasin bagaimana kelanjutannya
Mudah"an bisa kembali lagi
Kalo menurut saya kita juga butuh gerakan kiri dan gerakan kiri nga harus komunis bisa juga Socialist Democracy atau Syndicalism but syndicalism murni bukan anarco-syndcalism dan sosialis Democracy berbeda dengan demokrasi sosial
National Syndicalism seperti Falange Franco
@Maulana Iskandar tapi kalo menurut saya lebih tepatnya Sosialist Nasional Diktaktor Krn semuanya absolute di Hitler dan fungsi parlemen atau Reichstag itu kek nga ada gunanya
Partai Marhaenisme Indonesia harus didirikan, sebagai rumah bagi para sosialis-konservatif indonesia
Sindikalisme sama Anarco-Sindikalisme bedanya apaan?
@@abdilahramadhan984 kalo yg gw baca anarco Syndicalism tuh kek anarkis + Syndicalisme ,
Mudah" an gak ad fitnah di Masyumi, soalnya ini rezim banteng anaknya pak Karno, dimana partai" /organisasi" islam yg besar difitnah dan dibubarkan
Kesimpulannya adalah, perpecahan muncul ketika pada rebutan kursi pejabat. Sekian.
Kalau kalian suka video tema manajemen; investasi, bisnis, keuangan, dll. Cuzz kepoin channel ane.
demi persatuan islam,knpa gak mungkin? bangkit lagi.
Yakin umat islam bersatu? Ada PKB, PAN, PKS, PPP, yang merupakan partai besar
Masyumi dulu kuat dan terkenal karena diisi oleh orang orang yang kuat otak dan hatinya alias beriman dan berilmu tinggi. Dua hal inilah yang disebut dalam Al-Qur'an sebagai cikal bakal orang yang ditinggikan derajatnya di sisi Allah. Lalu pertanyaannya akankah partai Masyumi atau yang senada dengannya akan lahir kembali? Jawabannya tentu apabila dua syarat itu terpenuhi in sya Allah akan terjadi.
Min, bahas politiknya mbah maemon donk.. Please
Mudah mudahan ada partai baru lahir yg seperti Masyumi
Lu gak bahas prestasi m nasir soal mosi integral, yg akhirnya menyatukan Indonesia yang terpecah belah dalam pemerintahan negara-negara bagian atau federal buatan Van Mook menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang kita kenal sekarang ini?
Betul mosi integral,,ngak di sebut..??payah mimin...
Dan akhirnya, Masyumi (Reborn) dideklarasikan hari ini.
Itu Masyumi in name only. Mereka hanyalah kelompok2 orang ekstrim konservatif kolot yang mengatasnamakan partainya seolah2 mereka itu Masyumi yang dulu. Masyumi jaman dulu progresif, sosialis religius, dan pragmatis sampai mereka bisa berkoalisi dengan partai sosialis dan partai kristen dan katolik.
PRRI BUKAN PEMBERONTAKKAN!!!
TOLONG DI CATAT ITU ADMIN PINTER POLITIK.
aku menyukai channel ini tapi juga tidak sepakat dengan beberapa penyataannya.
@Java Supremacy pelajari dulu sejarah nya,, prri tidak pernah melawan justru soekarno yg memerangi dan membunuh bnyk org di prri,, hingga memenjarakan rekan seperjuangannya...
Semoga Masyumi erkipra.h kembali dpt perjuangan politik Islam dan
lucu sih.. ada orang-orang yang takut ama bendera syahadat, padahal itu dah lama dipakai ama partai MASYUMI dan bahkan sebenernya ada di keranda mayat wkwkwkwk
Mudah2han
...
Semoga NU garis lurus tergabung dalam partai MASYUMI(y)
Nu Cuma Satu Bos
Garis bujur taa
Ok maju terus PBB Modern
4:28 mirip ryan reynolds a.k.a Deadpool