KATUNDUNG NGADA mengisahkan Anggada yang difitnah oleh Patih nawa sura Yang akan membunuh Rama demi membalas dendam atas kematian ayahnya yaitu Subali bagaimana kisahnya ? Patih nawasura adalah cucu dari rahwana dan putra dari megananda Dikisahkan nama aslinya angsa Aliman namun setelah diangkat menjadih Patih agung di ayodha pura timbul pikiran jahat dari Patih nawasura ia ingin melenyapkan Rama atas kematian kakek dan ayahnya tersebut namun usahanya gagal karena banyak Wanara yang berjaga pada suatu hari nawasura berhasil melewati para penjaga dan ia pun menyeret dan memukul Sri Rama namun teriakannya terdengar oleh sang Anggada yang mengetahui rajanya dalam bahaya ia pun berhasil menyelamatkan dan perkelahian antara nawasura dan Anggada pun terjadi, pada akhirnya dipisahkan oleh Sri Rama namun nawasura membuat akal liciknya ia memfitnah Anggada yang akan menyerang Sri Rama, Sri Rama pun terhasut dan ia pun sangat kecewa dengan Anggada ,atas perintah Sri Rama Anggada kemudian disiksa , Hanoman yang melihat Anggada menderita ia pun menyuruhnya meninggalkan ayodha pura saran itu dituruti . Selama masa pembuangan , Anggada merasa sedih karena dirinya difitnah di ayodha pura dan ingin bunuh diri namun dicegat oleh kedua abdinya diceritakan ia tiba di setra gandamayu , dan Anggada pun bertapa di tempat tersebut walaupun ia digoda oleh Bhuta - bhuti , kalika dan lain sebagainya. sang hyang Durga bhairawi muncul di hadapan Anggada dan menanyakan kenapa Anggada memanggil dirinya , Anggada pun menceritan semua dari awal sampai akhir hingga membuat Durga bhairawi prihatin mendengar cerita tersebut dan memberi anugrah kepada Anggada berupa wujud raksasa yang tak terkalahkan dan sangat sakti Anggada pun pamit kepada bhatari Durga dan kembali ke ayodha pura.diceritakan Anggada dan pasukan raksasanya telah tiba di ayodha pura dan membuat kekacauan hingga rakyat ayodha menjadi ketakutan.patih nawasura dan para Wanara lainnya pun menghadapi serangan tersebut maka terjadilah pertempuran dalam peperangan tersebut para Wanara yang terdiri dari anila , drawi ,Sempati , jembawan dan para Wanara lainnya berhasil dikalahkan. Hanoman yang menyaksikan situasi di ayodha pura ia pun mengerahkan aji tenung dan mengetahui bahwa raksasa itu adalah perwujudan Anggada. ia pun menyuruh saudara -saudaranya mundur dari medan peperangan . Patih nawasura diperintahkan maju melawan Anggada peperangan sengit pun terjadi antara Anggada dengan nawasura di mana nawasura merasa terdesak lalu minta petunjuk kepada Sri Rama ,Sri Rama memberi panah pusaka yaitu Geni Astra yang akan berbalik jika yang dihadapinya selalu memihak dharma Saat panah itu dilepaskan namun sebaliknya panah tersebut berbalik dan menembus dada Patih nawasura hingga tewas . Sri Rama yang mengetahui Patih nawasura tewas lalu memanggil raksasa itu menghadap kepadanya dan raksasa itu kembali ke wujud Anggada , Sri Rama minta maaf kepada Anggada karena telah menuduhnya dan menjelaskan bahwa panah Geni Astra adalah panah yang bisa menghancurkan keangkara murkaan Dan Patih nawa sura mendapat karma atas perbuatannya dan Anggada pun di terima kembali di ayodha pura Om Santhi , Santhi ,Santhi om 🙏🏻
Dalam *Sapta Kanda* dari Katundung Ngada, setelah Anggada mengacaukan istana Ayodhya, Patih Nawasura memimpin para Wanara untuk menyerang para raksasa yang dipimpin oleh Anggada. Pertempuran pun meletus di antara kedua kelompok. Anggada, dengan penuh kemarahan, menyerang para Wanara sambil berteriak, "Rasakan kekuatanku, para Wanara, secara brutal!" Dalam pertempuran sengit tersebut, Anggada menggunakan kekuatan raksasanya untuk menghancurkan seisi Ayodhya, menyebabkan kehancuran dan kekacauan yang meluas di kota tersebut. Dalam *Sapta Kanda* dari Katundung Ngada, saat pertempuran antara Anggada dan para Wanara berlangsung, Hanoman, yang melihat kehancuran di Ayodhya, merasa ada sesuatu yang tidak beres. Hanoman kemudian menggunakan aji tenungnya untuk menyelidiki situasi tersebut. Setelah menganalisis, Hanoman menyadari bahwa raksasa yang menyebabkan kekacauan adalah Anggada. Menyadari bahaya yang mengancam, Hanoman segera memerintahkan kepada para Wanara untuk mundur, mengingat situasi yang semakin kritis. Perintahnya membawa ketertiban di antara para Wanara yang sebelumnya terjebak dalam kekacauan pertempuran. Dalam *Sapta Kanda* dari Katundung Ngada, Patih Nawasura menghadapi Anggada dalam pertarungan yang sengit. Terdesak dan terluka oleh serangan brutal Anggada, Nawasura pergi menemui Raja Rama untuk meminta bantuan. Rama kemudian memberikan panah pusaka Geni Astra kepada Nawasura sebagai senjata untuk mengatasi Anggada. Setelah menerima pusaka tersebut, Nawasura menghadapi Anggada dan mengancam, "Raksasa, matilah kamu oleh Geni Astra!" Dia kemudian melepaskan panah tersebut. Namun, Anggada dengan sigap mengembalikan panah Geni Astra tersebut kepada Nawasura. Akibatnya, panah tersebut menembus dada Nawasura, menyebabkan kematiannya di medan pertempuran. Dalam *Sapta Kanda* dari Katundung Ngada, setelah Patih Nawasura gugur dalam pertempuran, Raja Rama memanggil Anggada, yang telah kembali ke wujud aslinya sebagai seorang raksasa. Rama, yang kini mengetahui identitas asli Anggada, meminta maaf atas kesalahan dan tuduhan yang telah diarahkan kepadanya. Dengan tulus, Rama berkata, "Maafkan aku, Anggada. Aku telah menuduhmu tanpa dasar. Aku menerima kesalahanku." Sebagai bentuk permohonan maaf dan keinginan untuk memperbaiki hubungan, Rama menerima Anggada kembali ke Ayodhya dan mengembalikan kedudukannya di sana. Anggada diterima kembali dengan hormat, menandai akhir dari konflik dan pemulihan hubungan antara Anggada dan kerajaan Ayodhya.
Banyak pelajaran positif yg kita dapat di wayang ini utk cermin hidup kita dan disalur ke generasi dibawah kita spy bisa waspada dlm menjalani hidup krn banyak lika liku yg sulit disini kita dapatkan bgmn cara mengatasi itu dan bisa memilah milah mana yg benar mana yg salah mana yg jujur mana yg curang
Adegan di Katundung Ngada: 24:26 Dalam kisah Katundung Ngada, bagian dari epos Sapta Kanda, Anggada diusir dari Ayodhya akibat fitnah Patih Nawasura, yang memiliki niat membunuh Rama sebagai balas dendam atas kematian ayahnya, Subali. Selama masa pengasingan, Anggada bertemu dengan Dewi Durga di Setra Gandamayu dan melakukan tapa. Dewi Durga, mendengar keluh kesah Anggada, memberikan anugerah berupa wujud raksasa yang sakti mandraguna dan memerintahkan Anggada untuk kembali ke Ayodhya dan membalas perbuatan licik Patih Nawasura. ( 27:22): Sesampainya di Ayodhya, Anggada, kini berwujud raksasa, memimpin pasukan raksasa mengepung istana Ayodhya Pura, menyebabkan kekacauan dan ketakutan di kalangan rakyat dan penghuninya. Patih Nawasura bersama para wanara berusaha melawan raksasa-raksasa tersebut dalam sebuah pertempuran yang sangat sengit. Anggada, dengan kekuatan dan ketahanan yang luar biasa, menyerang para wanara dengan brutal dan menghancurkan sebagian besar istana. 36:03 Hanoman, yang melihat kehancuran yang ditimbulkan dan merasa khawatir dengan kekuatan Anggada, menggunakan kemampuan aji tenungnya untuk mengetahui identitas raksasa tersebut. Setelah mengetahui bahwa raksasa itu adalah Anggada, Hanoman segera memutuskan untuk mundur bersama wanara lainnya demi keselamatan mereka dan negeri.
Dalam "Katundung Ngada Sapta Kanda," setelah Durga Bhairawi memberikan Anggada wujud raksasa yang sakti dan tak terkalahkan, Anggada kembali ke Ayodhya untuk membalas dendam terhadap Patih Nawasura. Dengan kekuatan barunya, ia memimpin pasukan raksasa mengepung Istana Ayodhya, membuat penghuni istana panik. Patih Nawasura segera memimpin para Wanara untuk melawan serangan Anggada. Namun, dalam pertempuran yang sengit, Anggada menyerang dengan brutal, menghancurkan segala sesuatu di sekitarnya. Keberaniannya membuat para Wanara terdesak, dan senjata serta kekuatan mereka tidak mampu melukai tubuhnya yang kokoh.
Tempilan atau alur cerita nya bisa di jadikan pedoman hidup atau di jadikan sesuluh untuk kita bermasyarakat atau bergaul bisa lebih bijak sana dan selalu hati hati karna teman teman di sekeliling kita tidak semuanya berpikir, bertingkah laku yang sama seperti sikap dan tingkah laku kita.
Sangat bersyukur,Astungkara Kita memiliki Dalang terbaik saat ini.Sangat meng inspirasi situasi Kekinian dan seharusnya dilakukan oleh kita tidak hanya Umat se Dharma ,namun untuk semua Umat Manusia.Semoga di beri umur panjang Dalang nomer one.
Ya pejabat atau pemimpin2 harus meniru keputusan hanoman yg menyuruh sepupunya keluar dr negara ayodya pura krn situasi tdk mendukung krn jaman edan beda tipis mana benar mana salah krn yg raja adalah uang kalau tak uang tak akan bisa berbuat apa sebab kebenaran dikalahkan dgn uang di jaman kali yuga maka hanoman ngambil keputusan yg sangat mengesampingkan kepentingan keluarga dan mengutamakan kepentinga negara kepentingan negara diatas se gala2nya ini contoh sifat anti kkn cepat atau lambat kebenaran pasti datang ya begitulah terjadi di jaman edan
Padahal ANGGADA tidak bersalah kenapa ANGGADA di keroyok untung sang HANOMAN bisa mengerti keadaan sang ANGGADA ,HANOMAN memang seorang saudara yang baik, salut untuk HANOMAN
Bener..kalo ada.subtitle bhs indonesia akan membantu saudara se Nusantara mengerti alur ceritanya. RAHAYU Jro Dalang CENK BLONG❤🙏🙏🙏
Mungkin alur ceritanya mengerti kalo ad subtitle indo bang, tp jokes jokes kurang masuk
suksma jero dalang ...........tutur puniki pirengan tityang ...nike angen tityang sesuluh .....pang adung tiang menyama
wayan kariyasa
Dx
AA
❤@@baharbahar1588
@@baharbahar1588 A A
Ini contoh kehidupan kita sbg manusia bisa kita bisa sbg contoh dalam menjalankan kehidupan
KATUNDUNG NGADA
mengisahkan Anggada yang difitnah oleh Patih nawa sura
Yang akan membunuh Rama demi membalas dendam atas kematian ayahnya yaitu Subali bagaimana kisahnya ?
Patih nawasura adalah cucu dari rahwana dan putra dari megananda
Dikisahkan nama aslinya angsa Aliman namun setelah diangkat menjadih Patih agung di ayodha pura timbul pikiran jahat dari Patih nawasura ia ingin melenyapkan Rama atas kematian kakek dan ayahnya tersebut namun usahanya gagal karena banyak Wanara yang berjaga pada suatu hari nawasura berhasil melewati para penjaga dan ia pun menyeret dan memukul Sri Rama namun teriakannya terdengar oleh sang Anggada yang mengetahui rajanya dalam bahaya ia pun berhasil menyelamatkan dan perkelahian antara nawasura dan Anggada pun terjadi, pada akhirnya dipisahkan oleh Sri Rama namun nawasura membuat akal liciknya ia memfitnah Anggada yang akan menyerang Sri Rama, Sri Rama pun terhasut dan ia pun sangat kecewa dengan Anggada ,atas perintah Sri Rama Anggada kemudian disiksa , Hanoman yang melihat Anggada menderita ia pun menyuruhnya meninggalkan ayodha pura saran itu dituruti .
Selama masa pembuangan , Anggada merasa sedih karena dirinya difitnah di ayodha pura dan ingin bunuh diri namun dicegat oleh kedua abdinya diceritakan ia tiba di setra gandamayu , dan Anggada pun bertapa di tempat tersebut walaupun ia digoda oleh Bhuta - bhuti , kalika dan lain sebagainya. sang hyang Durga bhairawi muncul di hadapan Anggada dan menanyakan kenapa Anggada memanggil dirinya , Anggada pun menceritan semua dari awal sampai akhir hingga membuat Durga bhairawi prihatin mendengar cerita tersebut dan memberi anugrah kepada Anggada berupa wujud raksasa yang tak terkalahkan dan sangat sakti Anggada pun pamit kepada bhatari Durga dan kembali ke ayodha pura.diceritakan Anggada dan pasukan raksasanya telah tiba di ayodha pura dan membuat kekacauan hingga rakyat ayodha menjadi ketakutan.patih nawasura dan para Wanara lainnya pun menghadapi serangan tersebut maka terjadilah pertempuran dalam peperangan tersebut para Wanara yang terdiri dari anila , drawi ,Sempati , jembawan dan para Wanara lainnya berhasil dikalahkan.
Hanoman yang menyaksikan situasi di ayodha pura ia pun mengerahkan aji tenung dan mengetahui bahwa raksasa itu adalah perwujudan Anggada. ia pun menyuruh saudara -saudaranya mundur dari medan peperangan .
Patih nawasura diperintahkan maju melawan Anggada peperangan sengit pun terjadi antara Anggada dengan nawasura di mana nawasura merasa terdesak lalu minta petunjuk kepada Sri Rama ,Sri Rama memberi panah pusaka yaitu Geni Astra yang akan berbalik jika yang dihadapinya selalu memihak dharma
Saat panah itu dilepaskan namun sebaliknya panah tersebut berbalik dan menembus dada Patih nawasura hingga tewas .
Sri Rama yang mengetahui Patih nawasura tewas lalu memanggil raksasa itu menghadap kepadanya dan raksasa itu kembali ke wujud Anggada , Sri Rama minta maaf kepada Anggada karena telah menuduhnya dan menjelaskan bahwa panah Geni Astra adalah panah yang bisa menghancurkan keangkara murkaan
Dan Patih nawa sura mendapat karma atas perbuatannya dan Anggada pun di terima kembali di ayodha pura
Om Santhi , Santhi ,Santhi om 🙏🏻
🎉
Suksma smpun membuat ringkasannya 🙏🙏
🙏
🙏🙏🙏
Trimakasih pesan moralnya..... Salam rahayu 🙏
Seri terbaik.... Ada dramanya., saat ngada... Kena fitnah..... Dan saat dialog ngada dan anoman.... Sangat menyentuh..... ❤
Tyang suka wayang bpk sy dulu selalau becrt tentang wayang ,apa lg dalangnya pintar skl membawakan
❤
@@pandemade8125 yu
Cerita yg paling sedih dan bermakna..👍🙏❤️
Lg
Eerryereerierrererye
om swastyastu,, mantap benar lakonnya, menyentuh hati alur ceritanya,, salam sejahtera rahayu svaha om sukseme
Dalam *Sapta Kanda* dari Katundung Ngada, setelah Anggada mengacaukan istana Ayodhya, Patih Nawasura memimpin para Wanara untuk menyerang para raksasa yang dipimpin oleh Anggada. Pertempuran pun meletus di antara kedua kelompok. Anggada, dengan penuh kemarahan, menyerang para Wanara sambil berteriak, "Rasakan kekuatanku, para Wanara, secara brutal!" Dalam pertempuran sengit tersebut, Anggada menggunakan kekuatan raksasanya untuk menghancurkan seisi Ayodhya, menyebabkan kehancuran dan kekacauan yang meluas di kota tersebut.
Dalam *Sapta Kanda* dari Katundung Ngada, saat pertempuran antara Anggada dan para Wanara berlangsung, Hanoman, yang melihat kehancuran di Ayodhya, merasa ada sesuatu yang tidak beres. Hanoman kemudian menggunakan aji tenungnya untuk menyelidiki situasi tersebut. Setelah menganalisis, Hanoman menyadari bahwa raksasa yang menyebabkan kekacauan adalah Anggada. Menyadari bahaya yang mengancam, Hanoman segera memerintahkan kepada para Wanara untuk mundur, mengingat situasi yang semakin kritis. Perintahnya membawa ketertiban di antara para Wanara yang sebelumnya terjebak dalam kekacauan pertempuran.
Dalam *Sapta Kanda* dari Katundung Ngada, Patih Nawasura menghadapi Anggada dalam pertarungan yang sengit. Terdesak dan terluka oleh serangan brutal Anggada, Nawasura pergi menemui Raja Rama untuk meminta bantuan. Rama kemudian memberikan panah pusaka Geni Astra kepada Nawasura sebagai senjata untuk mengatasi Anggada.
Setelah menerima pusaka tersebut, Nawasura menghadapi Anggada dan mengancam, "Raksasa, matilah kamu oleh Geni Astra!" Dia kemudian melepaskan panah tersebut. Namun, Anggada dengan sigap mengembalikan panah Geni Astra tersebut kepada Nawasura. Akibatnya, panah tersebut menembus dada Nawasura, menyebabkan kematiannya di medan pertempuran.
Dalam *Sapta Kanda* dari Katundung Ngada, setelah Patih Nawasura gugur dalam pertempuran, Raja Rama memanggil Anggada, yang telah kembali ke wujud aslinya sebagai seorang raksasa. Rama, yang kini mengetahui identitas asli Anggada, meminta maaf atas kesalahan dan tuduhan yang telah diarahkan kepadanya. Dengan tulus, Rama berkata, "Maafkan aku, Anggada. Aku telah menuduhmu tanpa dasar. Aku menerima kesalahanku."
Sebagai bentuk permohonan maaf dan keinginan untuk memperbaiki hubungan, Rama menerima Anggada kembali ke Ayodhya dan mengembalikan kedudukannya di sana. Anggada diterima kembali dengan hormat, menandai akhir dari konflik dan pemulihan hubungan antara Anggada dan kerajaan Ayodhya.
Banyak pelajaran positif yg kita dapat di wayang ini utk cermin hidup kita dan disalur ke generasi dibawah kita spy bisa waspada dlm menjalani hidup krn banyak lika liku yg sulit disini kita dapatkan bgmn cara mengatasi itu dan bisa memilah milah mana yg benar mana yg salah mana yg jujur mana yg curang
Buat anda yang jadi korban pitnah seperti saya bersabarlah nunggu keterpurukan sang pemitnah🙏
Keren pokoknya, rahayuu🙏
❤❤aa
Suksma.. Sampun menemani hari hari saya waktu kecil
.
Dari sd sampai sekarang kuliah masih suka nonton
Adegan di Katundung Ngada: 24:26 Dalam kisah Katundung Ngada, bagian dari epos Sapta Kanda, Anggada diusir dari Ayodhya akibat fitnah Patih Nawasura, yang memiliki niat membunuh Rama sebagai balas dendam atas kematian ayahnya, Subali. Selama masa pengasingan, Anggada bertemu dengan Dewi Durga di Setra Gandamayu dan melakukan tapa. Dewi Durga, mendengar keluh kesah Anggada, memberikan anugerah berupa wujud raksasa yang sakti mandraguna dan memerintahkan Anggada untuk kembali ke Ayodhya dan membalas perbuatan licik Patih Nawasura.
( 27:22): Sesampainya di Ayodhya, Anggada, kini berwujud raksasa, memimpin pasukan raksasa mengepung istana Ayodhya Pura, menyebabkan kekacauan dan ketakutan di kalangan rakyat dan penghuninya. Patih Nawasura bersama para wanara berusaha melawan raksasa-raksasa tersebut dalam sebuah pertempuran yang sangat sengit. Anggada, dengan kekuatan dan ketahanan yang luar biasa, menyerang para wanara dengan brutal dan menghancurkan sebagian besar istana.
36:03 Hanoman, yang melihat kehancuran yang ditimbulkan dan merasa khawatir dengan kekuatan Anggada, menggunakan kemampuan aji tenungnya untuk mengetahui identitas raksasa tersebut. Setelah mengetahui bahwa raksasa itu adalah Anggada, Hanoman segera memutuskan untuk mundur bersama wanara lainnya demi keselamatan mereka dan negeri.
Skadi mantep jero, menghayati lelampan sajan
Sengat manusuk hati 😭😭😭
Tiang nak suka sareng wayange puniki terus berenupasi jero dalang 👍👍👍
Bnyk pljaran yg kta dpt agar mnjdi orng yg trbaik di bumi..
T IT
Ubct
Ahj
Ahj
@@pakrai6902 aaaaaaaaaaa
Banyk ilmu yg di dapat.
suksma....
Bu
Jika Anda mendapatkan masalah janganlah cepat putus asa kalau kifa benar pasti akan mendapatkan petunjuk untuk mengatasinya
P
@@sintialistiana4119 p
Flash bak moment sedih ketika orang tersayang meninggalkan tiang dri dunia niki. Dumogi amore ring acintya pak de 🙏
Iiteouryiutopoypiteoouirtuoetty
Suksma jro dalang..cerita niki paling the best..bikin ketawa dan menangis..👍❤️🙏
Ten med2 nonton wayang cenk blonk pokokne jeg mantap🙏🙏🙏
Ajan ke masin setuju
Dalam "Katundung Ngada Sapta Kanda," setelah Durga Bhairawi memberikan Anggada wujud raksasa yang sakti dan tak terkalahkan, Anggada kembali ke Ayodhya untuk membalas dendam terhadap Patih Nawasura. Dengan kekuatan barunya, ia memimpin pasukan raksasa mengepung Istana Ayodhya, membuat penghuni istana panik.
Patih Nawasura segera memimpin para Wanara untuk melawan serangan Anggada. Namun, dalam pertempuran yang sengit, Anggada menyerang dengan brutal, menghancurkan segala sesuatu di sekitarnya. Keberaniannya membuat para Wanara terdesak, dan senjata serta kekuatan mereka tidak mampu melukai tubuhnya yang kokoh.
Tempilan atau alur cerita nya bisa di jadikan pedoman hidup atau di jadikan sesuluh untuk kita bermasyarakat atau bergaul bisa lebih bijak sana dan selalu hati hati karna teman teman di sekeliling kita tidak semuanya berpikir, bertingkah laku yang sama seperti sikap dan tingkah laku kita.
ImmumukjummmmmmMnZmzkmzm umzun zmuzkzkkzmzmzmmzmmsmmszmmzmmmzmmmzmzmzmmsmmkmkkksmsmmsksksmsmsmmsmsmmsmsmsmsmmsmumsmmmmmmmmmmmmsmzmmsksalwkaowkwkkswkwoiskqkksmsmssloskskwoskskskksksmkkskksksmsmsm
Sangat Menusuk Hati 🙏🏻🙏🏻😭😭😘
57:18 57:19 57:19 57:20 57:21
Adakah yg bisa memberi subtitlenya? Saya dari jawa suka liat wayang bali tapi gk tau artinya..
Anggada diusir
H❤
Banyk ilmu yg di dapat.
suksma....👍👍
iabanyak ilmu
Dewa Widixx free rtf fffasxcdfgtyhn
Saya tidak pernah tahu
Swahaa tetep lestari
Inilah salah satu cerita cenkblonk yg terbaik,sangat mengharukan nasehat anoma kepada Anggada,penuh makna dan motivasi positif
Mantap
1q
AA
Iya
Siapa sih Yang kaya hantu yang kepala nya Bisa digerakin
Terima kasih pak dalang.. begitu banyak tuntunan yg kami dapat suksma banget 🙏🙏🙏
😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎
Dalang terbaik saat ini 👍👍♥️
Sangat bersyukur,Astungkara Kita memiliki Dalang terbaik saat ini.Sangat meng inspirasi situasi Kekinian dan seharusnya dilakukan oleh kita tidak hanya Umat se Dharma ,namun untuk semua Umat Manusia.Semoga di beri umur panjang Dalang nomer one.
banyak pesan dan makna yg dapat kita petik dari sebuah cerita pewayangan..astungkara ttep lestari..🙏
6
Ya pejabat atau pemimpin2 harus meniru keputusan hanoman yg menyuruh sepupunya keluar dr negara ayodya pura krn situasi tdk mendukung krn jaman edan beda tipis mana benar mana salah krn yg raja adalah uang kalau tak uang tak akan bisa berbuat apa sebab kebenaran dikalahkan dgn uang di jaman kali yuga maka hanoman ngambil keputusan yg sangat mengesampingkan kepentingan keluarga dan mengutamakan kepentinga negara kepentingan negara diatas se gala2nya ini contoh sifat anti kkn cepat atau lambat kebenaran pasti datang ya begitulah terjadi di jaman edan
@@tjokordaoka2317a
@@wardikabali2726qqq 13😂❤
@@tjokordaoka2317n? Cees bbuk cees
By xdpt cg ngga Njir kayu bbuk xdek🎉❤
2023 adakah yang nonton?
Katundung Anggada nika dumun kelampahang antuk dalang jagra saking bongkasa sdurung Wenten cengblong
Redmi 5a passss.....
z
39:01 catur purusa
Ini bagus ceritanya
Cerdas kali dalang niki
Seng care page lengehh
Msngkin tyng malih nonton niki, malih tyng ngeling niki mangkin.😢😢😢😢😢😢😢😢
Anoman adalah seorang saudara yang sangat baik
0
ch
a99999h pp77771 111v1qy
Mantap pisan kritik wayang cenk blonk puniki🙏
ll
Tyang nangis nonton niki, bnr bnr sedih. Bpk Nardayana memang hebat. Total. 👍👍👍💖💖💖
persaudaraan hanoman dn kstian tualen sm merdah mdh2an jd tauladan bagi kita. sksm petuah2nya pk dlng
Sip kalau wayang tiang senang nonton.
diusir sampai babak belur
Nak sng hebat berpikir ape ye nawang onyang , tohan pok
rahayu
Mantap katudung ngada bagus hanoman
Ia on i
Mantaff jro dalang....sound babat jawa kuno mu keren banget....🙏 rahayu
o
Pedalem Anggada ketuange nakne,Hanoman ,lan Anggada mepisah jani
Makasih videonya bli, lain kali buat video ukuran 1920x1080 ya, pang nyak masa kini,,,mks
Ketundung anggada melambangkan bhw seorang kesetria sejati selalu siap berjuang mempertahankan kejujuran.
67 m.
Sangat menyentuh hati ingat dgn situasi saat ini
N.b
Sya baru tau kl bali ada wayang bagus juga cuma sya g ngsrti bahasanya
Mantap
😭😭😭😭😭😭😭 kasian anggada diusir
nawasura jahaaaaaatt... duel pok miihhh
Banyak ilmu dan pesan pesan moral yang didapat dari wayang ini 🙏🙏🙏
A
@@anggakusuma5369oy 17:38 yooyreouooupyoiuouureieeryuutoeouuoe
oiiyoyouyieou
oyoyoyuoouruteyeoyrr
oyyeeyopouoyyr
oioyeououourou
@@anggakusuma5369tiypeeorytyoyoyoyoyyrpoyoyorpurteoyoyurouteyootyeypeyyioteooreutyeeooyeyiryeoyoyoyoyori
sebagai pedoman hidup
made suliantara
Jg engsap nglh utang mre ninghang wyng cenk blonk,,mksi jro dlng trs brkrya
Lengar dibagi menjadi 3..hahhaha..lucu gati ;-)
Kene lengar 3 samping. jak blakang
@@luhsuciyani1883 kl
.
@@luhsuciyani1883 &j&&hhh&hhhhhhhhhhhhjjjjjhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhjjhhi#j
W
14:58 15:45 56:46
Bagus
jek ngene👍 bli
Kwkwkwkw adi bisa mantra katak kwkwkwkw
Kasian anggada ingin bunuh diri tapi di cegah tualen padahal dia baik dan tidak menghianati rama dewa
HANOMAN PANGLIMA PERANG RAJA RAMA
Padahal ANGGADA tidak bersalah kenapa ANGGADA di keroyok untung sang HANOMAN bisa mengerti keadaan sang ANGGADA ,HANOMAN memang seorang saudara yang baik, salut untuk HANOMAN
Krama i patih agung nawasura pintar sekali mencari muka dan pintar bebicara
Itulah yg nama nya ruwa bineda jelek kelawan melah
Agung Ari Wicaksana 00
Di pukul pakai pohon sampai babak belur diusir di banting di tendang di banting sugriwa dan di tuduh rama dewa iya kan
AA
♡♡♡♡♡
,?
@
?
😁
-17:35
Benar" menghibur👍👍👍
terbIk
wayang Ceng mantap
Brpenarunganmauwayang
Sedih atine,,
29:16 ternyata katak
Yg berwenang niki adalah jro dalamg nggih...?
6:34
😁😁😁
Lanjutannya
Jangan obat abit lengar!
BB Hyun
AA
Rama dewa minta maaf ke pada anggada karena telah menuduhnya
HANOMAN PENJAGA SORGA
Dasar sekali nawasura untung senjata geniastara ramadewa kena ke nawasura rasa kan itu nawasura
Cicing inawa sura
Koroncongmusmulyadi
Kasihan itu dia tidak sengaja😊
Licik
Iya
V
😂
🎉
😮
Anak panah di kembalikan
Kasian anggada di usir sampai babak belur padahal anggada tidak hianati ramadewa dengan menyerang rama dewa
Hahaha itu kulit bro , bukan babak blur
Ni no
Bubui ikuti bui bu i itu juga
86y
bikin ketawa dan bikin ngakak
Dunlud
Berapa61
Ok
Mantra katak
😂😂😂😂👏👏👏👏👏👏👍👍👍👍🙏🙏🙏🙏🙏🙏
Ngakak habissssssssssssssssssss
P